Hola, happy reading and enjoy Chapter 22 "Orang bilang, masa SMA adalah masa paling indah, tetapi menurutku biasa saja. Kecuali saat aku bisa berbicara denganmu. Tadinya aku berencana mengungkapkan perasaanku padamu sebelum prome night, tetapi beberapa hari ini aku berpikir, jika nanti kita akan lebih sulit bertemu setelah lulus dari sekolah. Kita berdua akan sangat sibuk dengan dunia baru, mungkin tidak akan ada lagi masa-masa manis duduk di bawah pohon sambil mengulang materi pelajaran sebelumnya," ucap Wilson dengan lancar dan menatap mata Vanya. Vanya menggigit bibirnya, ucapan Wilson ada benarnya juga. Di masa SMA, yang seharusnya menjadi masa paling indah justru telah Vanya lalui dengan sangat tidak patut untuk diceritakan pada anaknya kelak. "S-sejak kapan kau menyukaiku?" B

