Hola, happy reading and enjoy! Chapter 20 Vanya berniat pergi ke dapur mengambil camilan untuk menemaninya menonton serial televisi kesukaannya, serial yang menceritakan perampokan sebuah Bank di Spanyol yang melibatkan banyak sekali pemain dan di dalam insiden tersebut terselip beberapa kisah cinta yang tidak seharusnya terjadi pada saat yang sangat genting itu. Ketika memasuki dapur, dia mendapati Ares juga di sana. Vanya mendekati Ares dan berdehem pelan. "Apa kau perlu bantuanku?" Ares yang hendak menyeduh kopi tidak serta merta menjawab tawaran baik Vanya, adik tirinya itu pasti memiliki niat tertentu padanya dan lagi pula apa yang bisa diharapkan dari gadis yang menghitung volume sebuah gelas saja masih memerlukan bimbingannya. Ares juga ngeri membayangkan kopinya berubah menja

