Hola, happy reading and enjoy! Chapter 25 Vanya duduk di sebuah bantalan berukuran besar dan empuk yang berbentuk bulat dan diletakkan di atas rerumputan taman seraya memangku seekor anjing poodle berwarna cokelat. Matanya mengawasi Julio yang sedang menyiapkan alat barbeque outdoor, sementara tidak jauh dari Julio, ayahnya sedang memotong-motong ikan segar hasil memancingnya seraya mengobrol bersama Wilson yang sedang menyiapkan bumbu untuk ikan panggang. Pemandangan sederhana seperti itu sudah membuat Vanya puas dan meskipun tanpa ibunya di sana, Vanya telah mensyukurinya. Lagi pula mengharapkan ibunya meninggalkan Raul sepertinya sangat mustahil, kehidupan ibunya sekarang adalah kehidupan yang ibunya impikan. Memiliki rumah besar, suami yang kaya raya, dan tidak kekurangan apa pun.

