Arabella berlari sekuat tenaga tanpa memperdulikan banyak pasang mata melihatnya. Sementara David ikut berlari sambil berteriak mengingatkan istri yang sudah tak lagi memcintainya itu untuk berhati-hati. "Sayang, hati-hati! Jangan lari!" Arabella terus berlari tanpa memperdulikan David. Terlihat guratan penuh kecemasan, kepanikan, ketakutan bercampur jadi satu di wajah Arabella. Seolah ia tak memiliki banyak waktu karena di kejar oleh bom waktu yang siap meledak kapan-pun dan dimana-pun. "Berikan kunci mobilmu padaku!" Pinta Bella dengan tergesa-gesa. "Ada apa Sayang kok kamu tiba-tiba.. " "Cepatlah David!" Seru Arabella. Dengan bergetar tangan David mengambil kunci mobil dari saku celananya. David tak berdaya menolak permintaan ekstreme istrinya kali ini. Arabella langsung menaiki

