GUNUNG ES

1905 Kata

David berada di ujung rasa stresnya, belum selesai masalah dengan Kayla dan Arabella, hotel di Jakarta juga sedang ada di ujung tanduk. Kini, para pemegang saham menuntut untuk diadakan rapat darurat ulang. 'Ada masalah apa sih sama mereka? katanya semua berjalan lancar saat di wakilkan Arabella?' Gumam David dalam hati. Arabella yang melihat suaminya sudah di ujung rasa stresnya menggariskan sedikit senyuman kecut. "Minum dulu Sayang!" Ucap Arabella menyodorkan secangkir kopi untuk David. David tersenyum sambil mengelus-elus perut Arabella. "Makasih Sayang!" Hm! Arabella menghela nafas panjang, menyembunyikan berbagai kecamuk perasaannya. 'Sabar Arabella! Seberat apapun dan sesakit apapun yang saat ini menimpaku, aku harus tetap tenang dan tidak gegabah!' Gumam Arabella dalam hati.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN