Mitha duduk dan menatap layar komputer seolah ia sangat fokus dengan pekerjaannya. Nyatanya, Mitha hanya diam mematung dan menatap kosong. Ia pikir mencintai Edwin secara sepihak dan melihat Edwin bahagia dengan Arabella adalah sebuah luka hati terdalamnya, ia pikir semua itu adalah penderitaan hatinya. Nyatanya, saat melihat kondisi Arabella seperti ini membuat Mitha juga sangat merasa bersalah dan menderita. Tap! Tap! Tap! Seseorang wanita datang melintas di iringi oleh 2 pria. Awalnya Mitha sangat sibuk dengan lamunannya sehingga ia tak begitu paham dengan siapa yang melintas di depannya. Deg! Jantung Mitha berdegup kencang melihat seorang wanita melintas dengan santainya dan masuk ke ruangan kerja Arabella. 'Untuk apa wanita j*****m kemari?!' gumam Mitha geram dalam hati. Mitha

