PEDIH

1259 Kata

Beberapa jam yang lalu. "Apakah Madam yakin menyuruhku pergi, mengapa aku tidak menunggu di sini saja?!" Tanya Pak Eko kepada Arabella yang bersiap hendak turun dari mobil kesayangannya. "Tunggulah dengan manis di rumah, Pak Eko! Aku akan langsung menelponmu jika semua urusanku selesai!" Ujar Arabella kemudian melanjutkan aktifitasnya yang hendak turun dari mobil. Seperti biasa dandanan glamour sudah melekat pada kepribadian Arabella. Gaun berwarna merah menjadi pilihannya sore menjelang malam ini. Arabella berjalan masuk dengan santai ke kafe yang telah di sebutkan oleh David dalam pesannya tadi. Sebenarnya Arabella sudah sangat malas bertemu dengan pria yang telah memporak-porandakan kehidupannya Entah mengapa senja ini ia seperti terhipnotis untuk datang menemui undangan David. Ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN