Dengan tangan yang gemetar. Diva menatap test pack di tangannya. Tanpa mengetuk pintu, Angkasa masuk kedalam kamar mandi. "Sayang gimana?" tanya Angkasa yang memang sudah tidak sabar. "Po..positif," ucap Diva membuat Angkasa membulatkan matanya. "Sebentar lagi aku jadi Papi?" tanya Angkasa memastikan. "Iya, sebentar lagi kita jadi orang tua, Sa." ucap Diva, Angkasa tersenyum senang. Lalu mengendong tubuh Diva. Diva merengkuh tubuh Angkasa dengan kedua tangannya. Air matanya meluncur, membuat Angkasa menurunkan Diva dan mengapus air matanya. "Jangan nangis," ucap Angkasa sembari tersenyum. "Aku menangis terharu, aku tahu selama ini kamu pingin cepet-cepet punya anak, kan." ucap Diva di sela isakan tangisnya. "Iya sayang dan kamu berhasil ngabulin ke inginan aku." ucap Angkasa terseny
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


