Setelah Diva pergi dari ruangan Angkasa. Angkasa tertawa keras. Lelaki itu benar benar puas mengerjai Diva. "Gila Acting gue.Sekelas sama Reza Rahardian." ucap Angkasa. Angkasa masih tersenyum dan menahan tawanya takut Diva mendengarnya. "Tapi kasihan juga Diva, jadi nggak tega gue ngebentak-bentak dia tadi." Di lain tempat, begitu Diva keluar dari ruangan Angkasa. Perempuan itu semakin menderaskan air matanya. Sampai teman-teman satu kantornya heran melihat Diva menangis. Diva pun berjalan menuju tempat duduknya. Naomi pun menghampiri Diva. "Div? Are you okey?" tanya Naomi. Bukannya menjawab, Diva semakin deras. Naomi mengelus bahu Diva. "Lo di apaain sih sama pak Bos? Kok sampai nangis gini?" tanya Naomi heran. Nafas Diva tersendat. "Dia ngebentak gue. Padahal dia tau gue itu nggak

