Sudah 2 hari, Joy berbaring di ranjang rumah sakit. Diva juga sama ia mendapatkan perawatan instesif di rumah sakit. Ruangan Diva dan Joy jauh, Joy masih di ICU dan Diva di ruang inap VVIP. Pintu ruang inap terbuka menampilkan sosok Fania "Selamat siang sayang." ucap Fania mencium pipi Diva. "Kenapa sih anak Mami manyun begitu. Jelek tau," ucap Fania menjawil hidung Diva. "Diva gabut Mi, Diva ke ruangan Kak Joy ya? Buat lihat kak Joy." pinta Diva menopang dagunya. "Aduhhh, Diva sayang kamu, kan belum boleh jalan kemana. Kaki kamu masih luka." ucap Fania membuka kotak makanan yang ia bawa dari rumah. "Mending kita makan dulu, Mami bawain udang cumi pedes kesukaan kamu, nih." ucap Fania tersenyum lebar. "Mami yang masak atau Bik Retno yang masak?" tanya Diva. "Ini khusus buat kamu.

