Rajendra begitu gelisah karena Diandra masih belum kembali saat matahari sudah undur diri. Pria ity terus mencoba menghubungi Diandra yang nomornya masih aktif tapi tidak menjawab sama sekali. "Ck. Kamu di mana sih, Di?" Sedangkan, Diandra yang memang membuat mode senyap di ponselnya itu tengah bergelung dalam pelukan nyaman Qiandra tanpa ingin melepaskannya sama sekali. "Kamu nggak mau kabarin Rajendra?" tanya Qiandra tiba-tiba. Pertanyaan tersebut membuat Diandra menjauhkan tubuhnya dari Qiandra dan mengerucutkan bibirnya. "Kenapa diingatkan, sih? Kesel!" "Ya daripada kamu nggak bilang." Diandra berdecak malas dan mengambil ponselnya. Dua puluh lima panggilan tak terjawab dan empat puluh pesan masuk dari Rajendra. Pria itu benar-benar berusaha menghubunginya. Ia berdeham dan meng

