Galeri Kehidupan

677 Kata

Tiga tahun telah berlalu sejak fajar di ruang bersalin itu mengubah segalanya. ​Apartemen mereka kini bukan lagi sekadar hunian minimalis yang rapi. Kini, setiap sudutnya bercerita. Ada jejak tangan mungil di dinding dekat lorong, tumpukan balok kayu di sudut ruang tamu, dan aroma kopi yang kini selalu bersaing dengan wangi sabun bayi. Studio Ayla pun tak lagi menjadi wilayah terlarang yang steril. Di sana, di samping easel besar milik Ayla, berdiri sebuah easel kecil berbahan plastik warna-warni milik Arka. ​Sore itu, cahaya matahari Jakarta yang mulai melunak menerobos masuk, menyinari Arka yang sedang asyik "melukis" abstrak menggunakan telapak tangannya. ​"Lihat, Ma! Ikan!" seru Arka sambil menunjukkan noda cat biru di atas kertas. Meski bagi orang lain itu hanya gumpalan warna, bag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN