"Sean?!" Ashley cukup terkejut ketika dirinya bertemu dengan Sean di sebuah Club milik temannya. Saat ini ia baru saja sampai di sebuah party perayaan hubungan salah satu temannya yang juga diadakan di Club milik temannya itu, namun tanpa diduga, ketika ia baru saja duduk sendirian di meja bar Club tersebut, pria yang membuatnya penasaran seminggu ini tiba-tiba muncul menghampirinya dengan penampilan acak-acakannya. Sean tak pernah sekalipun menampakkan dirinya setelah satu minggu berlalu semenjak pertemuan pertama mereka di taman. Gadis itu mengernyit, melihat Sean yang menghampirinya dalam keadaan mabuk. Ashley menggerakkan tangan kanannya menangkup pipi Sean agar pria itu mau menatapnya. Ashley dapat menemukan tatapan kesedihan dari mata Sean yang terlihat pekat, keputus asaan, frustasi

