Chapter 22

1145 Kata

Oh tuhan... Sean... pria yang selama 2 minggu ini membuat begitu banyak spekulasi buruk bermunculan dibenaknya ternyata mengalami kecelakaan parah? 2 minggu lalu? Pukul 11.08? Tuhan!! Apalagi ini? Kecelakaan itu terjadi tepat setelah Sean pulang dari rumahnya, mengantarkannya dengan penuh perhatian serta tatapan memohonnya, namun yang pria itu dapat hanyalah makian, caci, serta pukulan bertubi-tubi dari Peter. Dirinya memandang rendah mengenai keinginan Sean untuk menjelaskan semuanya pada dirinya, namun mengapa kini hatinya menangis? Ia begitu menyesal telah mengabaikan Sean, pria itu? Apa yang terjadi padanya? Apa dia baik-baik saja? Tuhan... kali ini biarkan mereka mendapatkan sedikit kemudahan untuk kembali bersama. Berikan mereka kesempatan untuk memperbaiki semuanya, segalanya... -

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN