Chapter 15

2240 Kata

Semilir angin berhembus secara lirih, membuat seorang wanita yang berdiri diatas balkon kamarnya itu tersenyum getir. Ia mengacak frustasi rambut panjangnya, membuat surainya Nampak kusut karena ulahnya. Ia masih memikirkan kejadian siang tadi, ketika matanya menangkap pria yang dicintainya berjalan dengan seorang wanita yang bergelayut manja dilengannya. Ya wanita yang tengah berdiri dibalkon itu adalah Ashley. Ia berusaha mengenyahkan fikiran-fikiran buruk yang terus saja beterbangan di dalam benaknya. Namun semakin ia berusaha, semakin banyak pula fikiran menakutkan yang menyerang kepalanya. Ia tidak bermaksud curiga dan tidak mempercayai Sean, tapi apa yang dilihatnya tadi siang terasa sungguh menyakitkan baginya. Ia berharap waktu segera berlalu, dan esok pun ia ingin segera menemui S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN