Jika kalian mengira setelah pacaran Raksa akan berubah menjadi manis, kalian salah. Walaupun Raksa sudah menjadi pacar Senja, cowok itu tetap pada tabiatnya yang cuek dan dingin. Senja menghela napas berkali-kali melihat Raksa yang terus mengerjakan soal di buku tebalnya tanpa menganggap kehadirannya. Cowok itu lebih memperhatikan soal angka rumit dibanding Senja yang sekarang menjadi pacarnya. Senja sengaja mengetuk-ngetuk tangannya pada bangku agar Raksa merasa terganggu. Bahkan dia sampai menggetarkan kaki di bawah meja agar tulisan cowok itu meleset di kertasnya. Namun, aksinya tak sama sekali diindahkan oleh Raksa. Senja mendesah frustasi. "Raksa!" Raksa menoleh sekilas dan bergumam pelan. Lalu dia kembali lagi dengan kegiatannya. Senja kesal bukan main di buatnya. "Saaaaaa...."

