Catatan: untuk tokoh pangeran ini, kesalahan penggunaan bahasa mauapun tata paragraf bukan kesalahan cetak, atau editor, ini sengaja dilakukan untuk penggambaran tokoh ini yang mengalami perkembangan jiwa seseorang dari keterbelakangan mental, menjadi seseorang yang berotak cerdas, secara mental dan intelektual. *********** Sebenarnya bila aku minta pada para ilmuwan itu, Aku mau pesan pembuatan diriku seperti ini: Pintar seperti seekor Kancil Lincah seperti seekor Monyet Cantik seperti Merak Lucu seperti seekor Panda Bijak seperti seekor Burung Hantu Cerdik seperti seekor Rubah Anggun seperti seekor Jerapah Kuat seperti seekor Gajah Memiliki keluarga seperti keluarga Lebah. Seksi seperti seekor Cheetah Tapi aku Cuma seperti ini

