Aisila menghela napasnya, apalagi sosok Tegar memang sulit ia mengerti, terkadang Tegar terlihat baik padanya tapi disisi lain Tegar terlihat tidak menyukainya. Ketukan pintu terdengar dan sosok Lila masuk kedalam ruangan Tegar bersama Erik asisten Tegar. "Wah daebak banget gue dilihatin banyak perempuan yang ada dilantai ini, Mas Tegar ternyata pesona Mas Tegar nggak luntur dimakan masa ya Mas. Gue aja dijelitin sama mereka, hahaha...lucu banget, gimana ya kalau mereka itu tahu gue ini adiknya Mas Tegar," ucap Lila tertawa terbahak-bahak dan ia duduk disamping Aisila. “Dia divisi tempat aku manggang aja, ada berapa perempuan yang siap mengejar Mas Tegar karena Mas Tegar sudah duda,” ucap Lila. "Ternyata Mas kamu ini memang suka tebar pesona sama perempuan," ucap Asisila membuat Lila t

