Menjaga posisinya

1444 Kata

Pagi ini Tegar telah terlihat rapi dan ia terlihat sangat tampan, Aisila menghela napasnya karena pantas saja banyak perempuan yang menyukai suaminya ini dan ia memang harus bersiap untuk menjadi penghalang mereka untuk mendekati Tegar. Lucu memang tapi ya...inilah yang dulu ia lakukan ketika ada perempuan datang ke Kediaman ini, untuk mendekati suaminya. Ia akan mengaku kepada mereka kalau ia adalah tunangan Tegar dan yang membuatnya menjadi besar kepala saat itu, Tegar tidak marah padanya. Apalagi Tegar sengaja mengelus kepala didepan para perempuan itu hingga membuat para perempuan itu marah dan langsung pergi saat itu juga. Aisila menatap Tegar dengan tatapan kagum, memang sulit baginya untuk menutupi perasaannya saat ini terlebih lagi, ia memang tidak bisa melupakan Tegar. "Mas aku n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN