Rahma berlari menyusul Alif yang sudah berada di halaman sekolah, mereka menyewa taksi online menuju Bandara. Nampak Alif akan memasuki sebuah mobil bersama Santi dan Fauzan, Rahma segera berlari menuju ke arah mereka. "Tunggu ... tunggu!! biarkan aku memeluk Alif sebentar saja," kata Rahma menyongsong mereka. Mereka hanya menoleh sekilas, namun Alif segera menyongsong Rahma dan menyambut pelukan Bundanya itu. "Alif ...." Reaksi Fauzan sangat terkejut ketika Alif berbalik dan berlari menyongsong Rahma. Rahma memeluk putranya itu dengan erat, begitu juga dengan Alif, anak itu benar-benar berat meninggalkan bundanya. "Alif ... Alif ... ingat ya, Nak ... ada Bunda di sini yang selalu menyayangi Alif," kata Rahma sambil terisak-isak. Alif semakin mengencangkan pelukannya, tangisnya ter

