"Eeh... Lo mau kemana Keen?!" tanya Ben. Ia juga baru sampai, Ben terlihat tampan dan gagah dengan jas biru tua yang ia gunakan "Gue mau balik" sahut Keen pendek "Eehh...Gak bisa, ngobrol dulu lah kita. Makan ajah belom'kan... Kan?" tebak Ben. Keen menggeleng tidak mau, tapi Ben gak mau tau. Ia mendorong Keen masuk "Lo harus lihat pacar gue, dia baru balik dari Jepang!" cicit Ben bangga. Yah, setelah ia mengecewakan Sera berkali-kali akhirnya takdir tetap menyatukan mereka dalam cinta dan kasih. Dan Ben berjanji kali ini ia tidak akan menyakiti Sera lagi. "Gue pulang ajah!" resah Keen. Cepat Ben menahan "Kemana sih buru-buru banget. Cewek gue juga cuma sebentar kok ke toiletnya. Ayok sebentar doang" tampik Ben terus merangkul punggung. Keen menghembuskan nafas. Matanya kembali tertuju

