Udin dan Anni yang duduk di belakang gak ada suaranya, Cuma terlihat senyum Udin dari kaca spion dan itu bikin Keen mau nanya “Lagi ngapain, Din?” tegur Keen “Mau tau ajah!” sahut Udin nyolot “Lagi dong, Bang Udin” cicit Anni yang lagi serius di ajak Udin main gunting-batu-kertas “Sekarang neng Anni yang jalan!” suruh Udin. Gendis yang mendengar berisik-berisik di belakang jadi menengok ke arah Udin dan Anni “Aku dong Om, tante mau ikutan juga!” rengeknya “Gendis mau ikutan, yuk” Gendis yang antusias langsung berbalik, kaki kecilnya menyenggol perut Gwen “Ahhkkk...” ringis Gwen “Gwen kamu kenapa?” khawatir Una dengan alis matanya yang berkerut “Sa-kit...” cicit Gwen disertai ringisian yang keluar dari sudut bibirnya “Tahan, tahan... Keen tolong percepat lagi bawa mobilnya, Gwen p

