"Tiffany, kesini... Gue punya mangsa baru!" Bianca melambaikan tangannya tergesa, Keen hanya memandang tingkah gadis itu dari ekor matanya "Ngapain sih manggil orang lain" ucapnya jadi merangkul leher Bianca, Bianca tersenyum ke Keen, Keen membalas dengan senyum kecut "Usir lagi temen lo!" "Yah, Kok gitu Tiffany itu sahabat aku. Kita selalu berbagi kalau ada cowok yang ganteng" ujar Bianca tanpa beban. Keen tersenyum miring. Seperti inikah tingkah mereka selama ini. Padahal bisa saja membahayakan mereka sendiri Apa sih yang mereka kejar, kepuasan, kebahagiaan, kata seru. Padahal bahagia itu di dapat dari rasa ketenangan bathn berlajut ke rasa nyaman. Tapi gimana mereka bisa nyaman kalau mereka bahagia diatas penderitaan orang lain. "Tadi kata lo, gue cuma miliki lo" Keen jadi membalik

