50. Adu Strategi

1077 Kata

Reiga menghela nafas kemudian tampak bibirnya menunjukkan senyum tenang yang sehingga membuat Sakti merasa heran. "Apa yang dia pikirkan?!" pikir Sakti sambil mengerutkan kedua keningnya heran saat menatap senyum Reiga. "Sepertinya kau benar-benar sudah masuk ke dalam permainanku," ucap Reiga menatap Sakti. "Apa maksudmu, bukannya kau yang sudah masuk ke dalam permainanku!" sahut Sakti mengerutkan kedua keningnya. "Apa kau masih belum menyadarinya, Sakti?" Reiga perlahan menggerakkan karakternya berjalan ke arah salah satu lubang di tanah. "Heh...." Sakti tertawa meledek, "Ingat, jika kau salah memilih lubang, maka kau hanya akan menyia-nyiakan Health Point-mu lagi," sambung Sakti. Reiga tak memperdulikan perkataan Sakti, dengan penuh keyakinan ia menggerakkan karakternya melompat sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN