Bab 11 - Murid Baru

2718 Kata

Setelah dua hari mendekam di rumah sakit karena demam, semalam Alessea sudah diperbolehkan untuk pulang. Tentu saja, dengan bantuan Dylan yang mengantarkannya. Jika bukan Dylan, pada siapa lagi dirinya akan meminta tolong? Dan hari ini, Alessea memutuskan untuk berangkat sekolah. Dua hari hanya bisa rebahan di brankar, membuat Alessea pegal-pegal. Dia gadis yang hyperaktif. Seperti sebelumnya, ia selalu mencepol dua rambutnya disisi kanan kiri. Kemudian mengenakan helm fullface. Tidak nyaman memang, namun mau bagaimana lagi? Ia harus menaati aturan berkendara. Lagi pula, itu melindungi dirinya. Alessea mengendari dengan kecepatan sedang. Ia tak mau terburu-buru. Ini masih jam setengah tujuh. Baru saja, Alessea memasuki pintu gerbang sekolahnya, sudah banyak pasang mata yang menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN