Perasaan yang salah

1935 Kata

“Pak, kok gak ada yang datang-datang ya? “Khiya melirik jam yang melingkar di tangannya, setiap dua menit sekali. Khiya mulai gelisah. Sudah lima jam mereka menunggu di koridor kampus, yang awalnya banyak mahasiswa lalu lalang kini mulai hanya beberapa saja yang lewat. Aktivitas kampus memang sibuk sekitar pukul delapan sampai dua siang. Dan sekarang sudah menjelang pukul tiga siang. Khiya melirik Farel, tidak bisa dipungkiri kegelisahan juga terlukis di wajah Farel. Mata Farel terus memandang ke seluruh penjuru arah, berharap ada orang yang datang membawa buku yang sedang mereka cari. “Kita tunggu sampai lima belas menit lagi, kalo tetap gak ada. Ya... kita pak cara kedua.” “Cara kedua? “ tanya Khiya, penasaran. Tapi Farel hanya mengangguk pelan tanpa mau memberi tahu apa rencana k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN