15

1136 Kata

Udara disekitar mendadak menjadi terasa berhenti untuk beberapa detik sebelum akhirnya Adam berhasil mencerna ucapan Samantha. Tapi dia tidak salah dengar, kan? "Kamu serius?" tanya Adam heran. "Aku serius. Aku udah berpikir keras untuk pernikahan ini. Aku nggak mau kamu jadi dingin dan cuek begitu sama aku." Adam mengerjapkan matanya. Masih sulit mempercayai pendengarannya. "Aku bukannya dingin dan cuek. Aku hanya menjaga jarak dengan dirimu supaya kamu merasa nyaman, Sam. Aku nggak mau buat kamu merasa seperti hidup di neraka. Aku...ingin kamu bahagia." Samantha menarik kedua sudut bibirnya. "Aku udah milih kamu. Jadi aku yakin kalau kamu pasti akan bahagiain aku. Lagipula kamu udah janji." Dimajukan langkahnya menghampiri Samantha lalu duduk di sebelahnya. Adam membasahi bibirny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN