PART 32

1354 Kata

Belum ada perkembangan antara Anne, Dave, dan masalah mereka. Anne belum bisa berbuat apa-apa meski dia sangat merindukan Dave. Seperti pagi ini, meja makan rumah Anne tetap mencoba menumbuhkan suasana seceria mungkin. Padahal tidak. Anne kembali di mode kurang bicara dan murung. Keadaan yang tidak disukai Nora, Galang, serta Ruby keponakannya yang sudah bisa bereaksi. "Nora, aku memikirkan satu ide. Aku tak bisa terus begini.", Anne membuka suara. Sang kakak yang tadinya mengambil nasi, berhenti seketika. Mengalihkan wajah pada Anne di seberang meja. "Akhirnya kau berinisiatif. Cepat katakan apa itu.", pinta Nora. Galang hanya memandang keduanya dengan tenang. "Akhir pekan ini kita harus ke Jakarta. Mengembalikan sertifikat milik Ayah. Semoga kau belum membakar atau membuangnya." M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN