Alin menumpukkan tangan mungil nya di atas punggung tangan Adam yang lebar lalu menatap lekat wajah cemberut Adam "apa abang tau ? kalau ini adalah hadiah terbaik yang pernah aku terima selama hidupku" ujar Alin sungguh-sungguh membuat senyuman Adam merekah, Alin terharu karena Adam pergi bukan nya marah tapi malah membuat kan dia kejutan berupa taman yang sangat indah dan Alin tidak pernah menyangka itu Alin sampai menggeleng tidak percaya jika hadiah yang Adam berikan berbeda dari yang lain, ini bukan aneh tapi sangat berkesan Alin yakin membuat taman dalam waktu kurang dari 24jam bukan lah hal mudah pasti para anak buah Adam sangat bekerja keras untuk ini kedua mata mereka saling beradu dalam tatapan hangat, suatu kesalahan terbesar Adam adalah pernah membuat gadis kecil di hadapan

