"Tidak ada yang bisa diperbaiki lagi. Aku sungguh tidak bisa melakukannya lagi." Sakit sekali hati Helen mendengar kalimat itu keluar dari mulut Darren. Helen tidak berharap akan seperti ini hasil dari pembicaraannya dengan Darren. Ia meremas ujung bajunya untuk menahan air matanya. Ini bukan saat yang tepat untuk menangis. Air mata hanya akan membuat Darren semakin benci padanya, ia tahu itu. "Kau sudah berjanji hanya main-main, lalu kembali padaku. Sekarang, kau benar-benar meninggalkanku karena aku telah merusak gelangmu? Aku neminta maaf atas hal itu," ucap Helen. Darren tidak tahu harus bagaimana lagi menjelaskan hal ini, agar ayahnya dan sekarang Helen berhenti berpikir bahwa bukan hanya karena gelang ia membatalkan perjodohan. Darren tidak tahu bagaimana cara menjelaskan peras

