Part 38

1111 Kata

Jasmine menatap kondisi Freya dari jendela kamar rawatnya. Ia menatap nanar tubuh anaknya yang kini terbaring lemah diatas ranjang dengan alat-alat yang menopang hidupnya. Ingin ia menyentuh dan memeluk Freya yang sudah beberapa bulan tak bisa ia temui. Rasa sesal menyeruak dalam rongga dadanya, menyesali kenapa ia terlalu menuruti kata suaminya untuk mengabaikan anak perempuannya. Padahal sebagai seorang ibu seharusnya ia bisa menjaga Freya apalagi disaat kondisinya terpuruk selama beberapa bulan ini, bukan meninggalkannya dan membiarkannya berjuang sendiri. “Maafkan Bunda, Frey. Andai bunda selalu ada disamping kamu. Bunda akan sangat menyesal kalau sampai terjadi sesuatu yang lebih buruk padamu, nak.” “Tante Jasmine?” suara Joselyn membuat Jasmine menoleh. Ia pun langsung memeluk bund

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN