Begitu sampai dirumah sakit. Ezra mengajak Freya untuk menunggu diruang tunggu. Kebetulan masih ada antrian dua pasien sebelum mereka. Mereka pun harus mengisi salah satu form berisi data diri dan beberapa pertanyaan. Saat dirumah sakit Freya kembali teringat dulu saat dirinya kehilangan anaknya. Padahal ini bukan rumah sakit tempatnya dirawat dulu. Tapi memori saat kecelakaan itu dan kehilangan anaknya sempat membuat mentalnya down. Apalagi disekelilingnya sekarang banyak wanita dengan perut buncit yang didampingi suaminya dengan wajah sumringah. Freya rindu masa-masa itu. Masa-masa dimana ia menunggu untuk memeriksa kandungannya dan melihat calon anaknya di layar USG. Sayangnya semua harus pupus beberapa bulan yang lalu dan kini mereka harus memulai semuanya dari awal lagi. Menya

