Di restoran pasta dekat rumah sakit … Ezra sedang melihat-lihat buku menu sementara Freya malah menatap suaminya itu. Sebenarnya gadis itu merasa risih karena beberapa pengunjung direstoran ini tampak memperhatikan mereka, terutama suaminya. Iya sih memang wajah Ezra tampan, blasteran pula. Tampannya Ezra memang diatas rata-rata. Freya akui. Entah kenapa dulu ia sempat lama membenci suaminya. Tapi pada akhirnya ia jatuh sejatuh-jatuhnya pada pria bermata biru ini. Tapi melihat banyak gadis lain yang terang-terangan mengagumi suaminya, membuat Freya jengkel juga. Freya mendesah pelan, menyadari banyaknya gadis yang tertarik pada Ezra. Sudah pasti pria itu akan mudah mendapatkan wanita lain yang jauh lebih baik darinya. Tapi entah kenapa Ezra malah mati-matian mempertahankannya bahkan dulu

