Pukul setengah enam pagi Vina dan Diki pergi ke Bandara. Mereka ditemani oleh Deri dan keluarganya yang akan kembsli pulang ke Yogya. " Selamat berbulan madu, semoga sukses." Ambar istri Deri memberikan ucapan. Wanita berkulit gelap itu tersenyum manis ke arah adik iparnya. " Bikinin ponakan yang lucu ya, cewek." Canda Deri. Keluarga Hadiwijaya memang minim anggota perempuan. Dari 5 anak Bu Ratih dan Pak Yusuf yang empat lelaki, sementara dari 8 cucunya cuma 2 yang perempuan yakni anak Dany si kembar Dhira dan Dhifa. Cicit semata wayang mereka pun berjenis kelamin laki-laki. sukses gimana ladangnya juga lagi kebanjiran. Batin Diki sengit. " Bang Deri apaan sih." Diki pura-pura cuek. Adik kakak itu lalu berpelukan tanda perpisahan. Ambar dan Vina pun melakukan hal yang sama. " Dag Om

