Dua Puluh Satu

1355 Kata

Remon melihat Leon yang berada di samping Jefri. Pria itu mencoba menalar apa yang dikatakan oleh Jefri. Pria tua itu memindahi wajah kedua pria berbeda generasi itu. Sekilas memang begitu mirip, bahkan bagaikan pinang d belah dua. “Maksudmu apa?” Remon bertanya. “Dia anakku, dia yang akan mewarisi seluruh harta peninggalanku.” Jefri lantang mengatakan hal itu. Seluruh orang yang berada di sana menjadi tegang dengan apa yang dikatakan oleh Jefri. Terutama orang tua Jefri, mereka sudah mencoba untuk tidak membuka semua, tapi malah Jefri datang bersama dengan Leon. “Siapa anak itu?” Natan—adik Jordi bertanya. Pria itu menghampiri dan berjongkok di depan Leon. “Anak tampan, siapa namamu?” tanya Natan. Leon mendongak ke arah Jefri, anak itu mungkin bingung mau menjawab apa karena L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN