Isabel merryana Tatapan mata kosongnya membuatku kembali tidak berdaya,perjuanganku untuk melupakan dan merelakannya berahir dengan sia-sia,dan inilah kelemahanku,bodoh memang saat william kembali terpuruk dengaan apa yang pernah aku buat,tanpa sadar aku kembali terperangkap dalam rasa bersalah dan iba. Rasa cinta kini kembalu muncul dan rasa rindu kini kembali memuncak. Dengan segala keterbatasanku aku hanya bisa mendengus dalam hati,akankah kau bisa memaafkanku jika kelak kau mengetahui apa yang sudah aku perbuat..??akankah kau tetap bersamaku..!!! Berat memang saat rasa bersalah terus menjalar dalam diriku Persetan...!!dengan rasa yang menumpuk,dan saat inilah yang tepat dimana aku harus menyembuhkan lukanya. Bukankah ini yang aku harapkan selama ini..??william kembali kedalam pe

