“lepaskan aku”hardiknya dalam dekapanku,aku benar’benar sudah kalap sekarang,emosiku memuncak,rasa simpatiku mulai lenyap berganti dengan rasa benci yang terus menjalar didalam tubuhku. Isabel membodohiku,keluargaku menghianatiku bahkan wanita dambaanku juga menyembunyikan kenyataan semuanya dariku. Dia anakku dan bisa’bisa dia menjauhkannya dariku. Tubuh isabel kuhempaskan begitu saja diatas sofa,kulirik sejenak mam yang tengah ternganga memandangku dan isabel”jawab aku...kenapa kau melakukannya..??” “dengarkan aku dulu wil...”aku mulai melihat isabel yang terisak diatas sofa,tubuhnya terguncang menahan tangis dan rasa takut,aku tau ini tidak benar namun fakta yang aku ketahui membuatku ingin menghabisinya sekarang juga,bagaimana bisa dia merencanakan ini semua,apa scot gila itu yang

