Part 22

487 Kata

William clark edmond Aku mulai melihat reaksi jonatan saat aku menceritakan hal yang dua hari lalu sudah aku alami dikantor. Wajahnya yang ceria kini berubah menjadi masam,ya sangat masam. "Jauhi diandra"jonatan membuatku tekejut dengan apa yang barusan ia katakan. "Tidak" "Apa kau gila will,kau berurusan dengan siapa heh?"sial kini jonatan berani membentakku,aku butuh solusimu sialan. "Apa kau tidak bisa mencarikan solusi yang tepat sialan,kau tau..aku sangat mencintai adikmu brengsek..." "Kita kembali keindonesia" "Tidak" "Lalu?" "Tidakkah ada cara yang lain selain itu jo" "Pikirkan sendiri"jonatan membating kaleng bir yang ia pegang tepat dihadapan wajahku dan meninggalkanku begitu saja. Aku benar-benar terjebak dalam masalah sekarang,ku usap wajahku dengan kasar lalu melemp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN