Abi dan Zoya berbaring di lantai dengan posisi lengan Abi sebagai bantal bagi Zoya. Selalu. "Kamu baca semuanya?" "Awalnya hanya ingin tau sedikit--" Abi tidak mungkin mengatakan dia ingin mencari tahu kebenaran tentang kecelakaan, "akhirnya aku baca semua tanpa melewatkan satu huruf pun. Bahkan aku mengulang-ulang bagian ketika...," Abi tak meneruskan, ia menatap Zoya di sisinya kemudian berbalik hingga wajahnya berada di atas wajah Zoya yang penasaran. "Bagian apa, bagian yang mana?" paksa Zoya. "Bagian ketika kamu sangat merindukan seseorang." "Di mana dia ketika itu?" Zoya menuntut balik. "Tetap di sini, di hati kamu," Abi meletakkan telunjuknya di d**a Zoya. "Tidak berhenti sedetik pun untuk memikirkan kamu. Kehilangan kamu tapi tidak pernah bisa melepaskan kamu mengajarkan ak

