Bastin berusaha dengan sangat keras untuk meyakinkan Vika, tapi bukan itu yang di minta oleh vika, melihat air mata Ririn yang terus menangisi nasib rumah tangga nya, membuat vika tidak sanggup dengan keadaan Ririn. “Ririn manusia biasa Bas, jangan kamu paksa dia menjadi wanita yang bisa menerima semua kekurangan dan sifat buruk kamu, mau sampai kapan dia menerima luka dari kamu, luka dari wanita yang kamu hamili, dan luka dari mama kamu, apa kalian tidak punya hati nurani, kenapa kalian terus menyakiti anak ku!” tak henti hentinya teriakan yang memenuhi ruang tamu rumah linda. Bastian tidak bisa menjawab nya, dia sangat tahu bagaimana Ririn bertahan dengan sifat buruk mama nya, belum lagi papa nya yang memanfaatkan nama besar Ririn, semua masalah campur aduk di pikiran nya, dia harus ap

