Semua perjalan cinta bastian dan Ririn tersusun rapi dalam sebuah rekaman yang ada di tv ini,senyuman bastian tak hentinya hilang dari wajah tampan itu,sedangkan Ririn sduah tidak sabar menunggu akhir dari apa yang terputar di Tv. “kamu sangat bisa membuat ku tersanjung, kenapa aku bisa sebodoh ini,tidak pernah mengingat nya lagi, utnung kamu mengingatkan nya sayang.” Bastian mencium pipi Ririn. “Ya, kamu harus mengingat semuanya mulai saat ini,jangan ada yang kamu lupakan lagi ya.” Ririn sudah melihat semua nya,dan tibalah saat nyadimana perselingkuhan bastian dan Nisa terpampang di hadapan mereka berdua. “kenapa jadi begini?” tanya bastian,dia berdiri dari tempat duduk nya,marah melihat photo mesaranya saat bersama Nisa di kolam berenang. “kamu kenapa marah?” tanya Ririn balik pada b

