Ririn tersenyum tapi hatinya sangat ingin menampar Bastian, dia harus bisa menahan amarahnya, agar bisa menyakiti Bastian dengan cara yang tepat. "Kamu apa kabar?" Tanya Ririn yang sudah duduk di sofa,tapi tiba-tiba dia berdiri dan memanggil Keke. "Ada apa buk." Tanya Keke "Bersihkan sampah bunga itu, berantakan sekali." Ririn menunjuk dengan tangan kirinya. Bastian menghembuskan nafasnya panjang,dia bisa mengambil kesimpulan jika memang Ririn tidak sengaja menjatuhkan bunga yang di bawanya tadi. "Bas,Kamu kenapa tidak menjawab pertanyaan aku? Kamu masih ingat aku kan?" Tanya Ririn kepada Bastian. "Aku sehat sehat saja. Kamu apa kabar,kamu sehat kan." Bastian duduk di samping Ririn setelah Keke selesai dengan pekerjaannya. "Baguslah,kalau kamu sehat. Kamu pasti selalu sehat kan Bas,

