bab 19

2072 Kata

Ririn membawa mobil dengan kecepatan di atas rata-rata, dia sangat mencemaskan Nisa, melihat keadaan nya yang pingsan dengan darah yang masih terus keluar dari hidung Nisa. Keke tampak sangat cemas sekali, dia takut Nisa mati. “dia kenapa ke?” ririn menyalip kendaraan di depan nya, sesekali ririn berdecak kesal dengan ada nya lampu merah, sehingga dia harus berhenti dulu. 10 menit perjalanan menunju rumah sakit, akhirnya mereka sampai, sudah tampak 3 orang perawat membawa bankar untuk membawa nisa ke ruang IGD, Ririn dan keke berlari mengikuti perawat yang membawa nisa. “kamu urus semua adminitrasi Nisa dulu, kamu ada bawa KTP dia kan.” Ririn memberikan sejumlah uang pada keke, kemudian dia berlari mengikuti Nisa, hingga nisa masuk dalam IGD, dia masih menunggui Nisa diluar. “ada apa d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN