Kehidupan rumah tangga bastian dan Nisa tampak sangat bahagia sekali dalam 3 hari ini, tanpa ada ririn, Nisa bisa melayani dan menempatkan dirinya sebagai istri yang sempurna dalam pandangan nya sendiri. Nisa menyiapkan makanan, pakaian bastian , semuanya sudah di ambil alih oleh Nisa saat ini. “kamu jangan terlalu lelah cinta,aku sangat cemas kalau kamu memaksakan diri kamu begini.” Bastian mengusap rambut nisa, yang sedang mengancingkan kemeja Bastian, paling tidak memberikansedikit perhatian kepada Nisa, bisa membuat bisa menghargai Ririn. Satu ciuman di pipi bastian dari Nisa,”kamu kan suami aku, ini tanggung jawab aku, kamu sekarang bayi besar aku.” Nisa melanjutkan memakaikan jas bastian, “suami aku harus rapi, makan nya harus teratur, dan juga harus selalu wangi.” Nisa menyemprot

