bab 22

1559 Kata

3 hari berlalu, akhirnya Ririn di izinkan pulang ke rumah, dia akan pulang ke rumah nya, mengambil semua surat surat yang di butuhkan untuk perceraian nya dengan bastian, Kinanti, linda dan vika, tidak ada yang mengantarkan ririn ke rumah nya, sesuai dengan kemauan Ririn. “aku ingin menyelesaikan semuanya dengan baik-baik, kalian hanya perlu mendoakan aku.” Hingga tidak ada yang bisa memaksa Ririn. Pulang dengan taxy online, dia sampai di rumah nya, melihat ada mobil bastian di situ, dia menarik nafasnya pelan, masih dengan wajah yang pucat, dia melangkahkan kaki nya, masuk ke dalam rumah. “kamu darimana saja? Kenapa pulang?” pertanyaan bastian dengan nada yang sangat berbeda, terdengar seperti bentak kan, wajah yang sangat marah menunjukkan jika dia sedang tidak terima kepulangan riri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN