Bastian menatap mata Nisa, dia mencerna perkataan Nisa yang mengatakan “tidak ada wanita yang ingin di madu”, merasakan sakitnya Ririn saat ini, harus membiarkan dirinya di madu, hanya untuk memenuhi keinginan bastian ingin memiliki seorang anak. “benar Nisa, tidak ada wanita yang ingin di madu, aku menjadi semakin berdosa kepada Ririn, seandainya kita tidak melakukan perbuatan hina itu, maka Ririn tidak akan pernah mendapatkan perlakuan b***t kita ini.” bastian mengusap wajah nya, belum tahu apa tujuan Ririn, mengizinkan dia menikah dengan Ririn, tanpa harus bercerai. “jika dia sudah mengizinkan kita menikah, artinya dia akan mundur kan mas, dia akan segera menceraikan kamu?” nisa tampak sangat berharap hal itu terjadi, Ririn akan menjauh dari kehidupan Bastian,sehingga tidak akan ada y

