Membuka tutup gelas yang akan dia minum, Aron di kagetkan dengan seekor binatang menjijikan yang ada di gelas kopinya. "Shitt!" Pyar! Dengan langsung dia membuang gelas itu dan merasa geram. Bagaimana bisa, Bi Ina seceroboh itu memberikan minuman yang menjijikan kepada dirinya. Tidak kah dia se- ceroboh itu? Aron mengepalkan tangannya. "Bi Ina! Bibi!" Seseorang datang, namun bukan Bi Ina, melainkan Ana- Mamahnya. Dia membuka ruangan kerja sang anak, dan menatapnya kesal. "Aron, kenapa kamu harus berteriak - teriak?! Baru saja Mamah akan kembali ke kamar, dan kamu malah mengganggu. Ada apa ha!" "Kopi yang di berikan Bi Ina ada binatang menjijikannya. Aku tidak suka. Dia kenapa bisa seceroboh itu, ck! Dimana wanita tua itu?!" Ana mengerutkan keningnya. "Tunggu sebentar." Ana kelua

