Siang menjelang, rombongan Jenderal Dipa kini tengah beristirahat makan siang di sebuah underpass yang ada di tengah kota. Jenderal Dipa memutuskan untuk memarkir mobil baja Barakuda mereka di bawah sana karena dianggap sebagai tempat yang aman. Adipati dan Nando keluar dari dalam mobil dan dengan kompak melakukan peregangan. Ketika keduanya sadar kalau mereka melakukan gerakan yang sama secara berbarengan, keduanya pun lantas tertawa. Keduanya yang sudah menjadi teman, kini terlihat sudah akur dan akrab. "Cie, tumben akur sambil ketawa-ketawa. Biasanya juga debat terus," ucap Kartini yang baru saja ingin membagikan box makan siang. Ia merasa sedikit aneh melihat adik serta teman adiknya itu menjadi akur dan akrab. Padahal sebelumnya, kedua orang itu seperti anjing dan kucing yang sulit

