Dan setelah semua orang menunggu cukup lama, sosok itu pun akhirnya muncul. Itu adalah Alan. Ia yang mengaum cukup keras sehingga membuat semua orang merasa merinding. Dengan sayap yang lebar, ekor yang panjang, sepasang tanduk yang besar dan tubuh yang memancarkan aura ungu yang cukup terang--ia saat ini terbang berputar di atas langit gelap. Alan terus mengaum dengan sangat keras, dan di saat yang bersamaan, hujan badai pun turun mengguyur Kota Tangerang, menambah kesan ngeri kedatangan Alan yang terlihat begitu menyeramkan. Jenderal Dipa yang sangat mengenali sosok Alan, yang mana telah membantai habis semua orang yang ada di kamp SMPN 08 Tangerang Selatan, kini mulai menggenggam senjatanya dengan erat. Kedua matanya terlihat begitu berapi-api. Ia sepertinya berniat untuk menghabisi

