Semuanya berjalan normal setelah sore itu. Hanin menjalani hari seperti biasa, ia kembali berangkat sekolah bersama Adam dan pulang dengan laki-laki itu. Namun hari ini, Hanin sengaja tidak banyak keluar kelas. Bukan karena ada niat buruk ingin menjauh atau menghindari Adam, namun Hanin memang sedang malas kemana-mana. Ditambah lagi karena hari ini adalah hari pertama Hanin datang bulan. Jadi bawaannya malas gerak dan mudah tersulut emosinya. Tapi satu sifat Hanin yang Adam suka kalau perempuan itu sedang datang bulan. Gadis dengan sikap keras kepala dan gengsi selangit itu mendadak menjadi pribadi yang manja dan suka merengek. Benar-benar bukan seperti Hanin Anaya. Kali ini, sesuai permintaan Hanin, Adam yang baru setengah perjalanan pulang ke rumah setelah mengantar Hanin, menjadi berb

